Menikmati Bakso Granat Mas Aziz, Thai tea 555, Dan Mengenali Kerajinan Khas Palembang ( Songket ) menurut Nesti Aisyah Putri
Indonesia merupakan negara yang kaya akan kuliner dengan cita rasa yang kuat di setiap masakannya sehingga melalui kekayaan cita rasa ini merupakan cerminan keberagaman budaya Indonesia. Beraneka ragamnya jenis kuliner di Indonesia, menjadi suatu peluang masyarakatnya untuk terus mengembangkan cita rasa Indonesia dalam sebuah bisnis kuliner. Bisnis kuliner sendiri merupakan salah satu bisnis yang tidak akan habis dimakan zaman, karena setiap waktu manusia membutuhkan makanan untuk hidup.
Makanan yang dikonsumsi memberi kita berbagai nutrisi berupa vitamin, mineral, air, lemak, serat, karbohidrat, dan protein. Nutrisi ini dimanfaatkan dengan cara yang berbeda-beda oleh tubuh, ada yang berfungsi sebagai pembangun untuk membangun jaringan dan organ, ada juga yang berfungsi membuat sel-sel kita berjalan sebagaimana mestinya. Makanan memiliki arti yang sangat penting bagi manusia, karena merupakan kebutuhan pokok bagi semua orang. Makan merupakan hal yang wajib agar dapat bertahan hidup. Memenuhi kebutuhan akan makanan dirasakan secara naluri mulai pada masa bayi hingga manula atau lansia.Tanpa diajarkan terlebih dahulu, setiap manusia akan berusaha untuk
memenuhi kebutuhannya akan makanan.
Sejarah Bakso Granat Mas Azis
Bakso Granat Mas Aziz adalah usaha yang bergerak di bidang kuliner yang bermula dari masa kecil Mas Azis yang bertempat tinggal di belakang asrama Brimob, bukit Palembang yang membuat kecintaannya pada dunia militer. Walaupun Mas Azis harus merelakan cita-citanya menjadi seorang tentara dikarenakan keadaan ekonomi, namun sejak kuliah Mas Azis memilih untuk berwirausaha dan akhirnya sukses sebagai pengusaha dengan aneka produk bakso pedas. Dengan demikian Mas Azis tetap mengunakan konsep militer untuk usaha baksonya. Hal tersebut yang menjadi salah satu keunikan dari Bakso Granat Mas Aziz
Kesimpulan
Pada dasarnya bakso merupakan salah satu makanan favorite orang indonesia, selain rasa nya yang enak dan harganya terjangkau , bakso pun bisa di makan oleh semua usia mulai dari anak-anak sampai orang tua .
Thai tea 555 merek minuman yang banyak di gemari kalangan orang. Sudah banyak
cabang di Palembang yang menjual thai tea 555 ini. Kata 555 berasal dari Bahasa tailand yang di
artikan kedalam Bahasa Indonesia yaitu “Hahaha”. Tertawa jadi di buatnya thai tea 555 ini untuk
menyenangkan dan membuat orang yang minum merasa Bahagia. selain ,rasanya yang manis
dan banyak varian ragam jenis menu yang membuat orang tidak bosan-bosan untuk membelinya. Kualitas produknya juga sudah tidak di ragukan lagi. Berdasarkan penelitian saya satu cup thai tea 555 itu 500ml. simple cup seperti pada gambar tanda 555 orignal dan green . cup seperti ini sederhana mudah di bawah kemana-kemana dan penutup yang di fress membuat thai tea tidak tumpah. Saat membeli produk ini di beri sedotan biasanya berwarna hitam dan di beri tempat plastic yang mepermudah untuk di gantung di kendaraan motor. Dan ciri khas produk yang berlabel 555 seperti pada gambar . pemilik thai tea 555 ini bernama "H Arsitha Agustian SH MH" . untuk harga setiap rasa berbeda 1 cup thai tea 555 ini dijual dengan harga mulai dari Rp.13.000-Rp. 23.000 . instagram @thaitea555
Thai tea 555 ini adalah salah satu minuman yang sangat saya suka apa lagi rasa greentea nya itu sumpah enak banget . tapi bukan cuma rasa greentea nya aja yang enak tetapi varian lainpun gak kalah enak . Saya sering sekali minum tai tea 555 ini apa lagi sekarang thai tea 555 ini sudah banyak sekali cabang nya di kota palembang jadi gak susah buat beli ny kalau mager buat keluar di aplikasi gofood thai tea 555 ini bisa di order . buat kalian pencinta minuman dingin aku saranin deh buat cobain
thai tea 555 ini dijamin ketagihaan dan thai tea 555 ini gak pakai pemanis buatan loh bahan-bahan yang di pakai juga premium jadi aman banget. Menu yang tersedia di thai tea 555 juga beragam ada 26 ragam varian rasa yang berbeda di thai tea. Thai tea 555 ini juga tersedia topping tambahan di campur di minumannya ada salah satunya bubble dan pudding .
Sejarah thai tea 555
Hidaytsyah selaku owner mengatakan bahwa angka 555 ini awalnya berdiri di kedai minuman bandrek yang ada di pelembang pada tanggal 5 bulan 5 tahun 2005 . Sejarah berdiri nya thai tea 555 ini pada tanggal 5 Agustus 2017 di Palembang .
Kesimpulan
Thai tea 555 ini banyak sekali peminatnya selain emang rasa nya yang enak harga nya juga sangat terjangkau . Dan usaha ini cukup menguntungkan walaupun modal yang dikeluarkan sedikit. Selain itu usaha ini tidak terlalu sulit untuk dijalankan. Sehingga sangat cocok dijalankan bagi para pemula bisnis.
Songket adalah jenis kain tenunan tradisional asli Indonesia yang asal usulnya berasal dari pulau Sumatera, tepatnya dari daerah Sumatera Selatan Songket digolongkan dalam keluarga tenunan brokat. Songket ditenun dengan tangan menggunakan benang emas dan perak. Benang logam metalik yang tertenun berlatar kain menimbulkan efek kemilau cemerlang. Bahan kain yang umum digunakan dalam pembuatan Songket yakni meliputi sutra, katun, dan katun sutra. toko songket yang cukup terkenal di palembang menurut saya adalah Zainal songket tetapi banyak juga toko atau tempat pembuatan songket di palembang yaitu di Jl tangga takat ( tangga buntung ) . dan untuk harga songket nya ini berbeda beda mulai dari harga Rp.1.000.000 - Rp. 5.000.000
24 Juli 2020 saya berkesempatan memakai songket asli palembang , senang rasa nya karena saya bisa memakai songket asal palembang ini. Songket ini emang sangat berbeda dengan kain yang lainya karena songket ini sedikit lebih berat tetapi sangat mewah ketika di pakai . Kebanyakan orang Palembang pasti setiap nikah akan memakai pakaian adat palembang seperti songket
Sejarah Songket
Songket kerap dikaitkan dengan Kemaharazia sebagai asal mula tradisi songket berasal, beberapa jenis Songket yang populer pun tak lepas dari lokasi-lokasi yang pernah berada dibawah kekuasaan Sriwijaya, salah satu lokasi dominan yang juga diyakini sebagai ibukota Kemaharajaan Sriwijaya di masa lampau yakni Palembang, yang terletak di Sumatera Selatan. Selain Palembang, beberapa daerah di Sumatra juga menjadi lokasi penghasil Songket terbaik dalam kelasnya, yakni meliputi daerah-daerah di Minangkabau atauSumatera Barat seperti Pandai Sikek, Silungkang, Kota Gadang, dan Padang. Di luar Sumatera, kain songket juga dihasilkan oleh daerah-daerah seperti Bali Lombok Sambas Sumba Makassar Sulawesi, dan daerah-daerah lain di Indonesia.
Dikarenakan faktor sejarah kekuasaan Kemaharajaan mahasiswa, perdagangan, dan perkawinan campuran, Songket pun juga menjadi populer di kawasan Maritim Asia Tenggara khususnya di negara-negara sekitar Indonesia seperti Brunei, Malaysia, dan Singapore Tradisi Songket diakui sebagai Warisan Budaya Takbenda oleh Kementriaan Pendidikan dan Kebudayaan. Tradisi Songket tersebut meliputi tradisi Songket asal Palembang dan Sambas pada 2013; Songket Pandai Sikek pada 2014; tradisi Songket asal Beratan, Bali pada 2018; dan tradisi Songket Silungkung pada 2019.
Kesimpulan
Kain songket adalah benda pakai yang digunakan oleh masyarakat Palembang sejak dahulu dan merupakan benda yang mengandung banyak nilai di dalamnya, seperti nilai intrinsik dan esktrinsik, nilai subjektif dan objektif, nilai keagamaan, nilai sosial, nilai kehidupan, nilai keindahan, dan nilai ekonomi. Kain songket Palembang adalah hasil budaya masyarakat Palembang yang memiliki proses pembuatan yang lama. Proses pembuatan kain songket Palembang melalui begitu banyak tahapan, mulai dari menentukan warna dan desain, mengolah benang, membuat pola, memasang benang, menenun, dan tahap akhir merapikan kain. Proses pembuatan kain songket yang lama juga berkaitan dengan tata nilai masyarakat Palembang. Masyarakat Palembang meyakini bahwa ketika penenun memiliki masalah, baik itu masalah rumah tangga atau lainnya, maka penenun tidak diperbolehkan untuk menenun. Proses menenun yang rumit harus dilakukan dengan kesungguhan, oleh karena itu masyarakat Palembang percaya apabila penenun sedang memiliki masalah maka penenun tidak akan menenun dengan sepenuh hati sehingga hasil tenunan tidak akan sempurna. Motif pada kain songket Palembang memiliki makna simbolik yang menceritakan kehidupan masyarakat Palembang,